Jumat, 09 Desember 2011

Ungkapan seorang mahasiswi tentang pengalamannya melakukan penelitian bersama guru matematika di sekolah

Seperti yang telah dituliskan pada elegi Permintaan Si Murid Cerdas kepada Gurunya, dipaparkan bahwa salah  satu pembelajaran yang baik adalah memberikan kesempatan siswa untuk mandiri dan menggunakan kemampuannya. Dalam pembelajaran kooperatif, siswa juga dilatih bagaimana belajar berdiskusi atau bersosialisasi dalam berinteraksi dengan teman-temannya.
Serta dapat merubah paradigma guru, dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Hal yang paling penting dalam pembelajaran kooperatif adalah siswa dapat menemukan sendiri secara aktif dan menjadi kebanggaan bagi siswa itu sendiri serta guru.

Elegi Permintaan Si Murid Cerdas Kepada Guru Matematika

Permintaan Si Murid  dalam elegi Bapak merupakan bentuk pembelajaran yang harus dikembangkan guru dalam PBM, dimana guru harus bisa merubah paradigmanya sehingga dapat mengembangkan dan memberdayakan kemampuan siswa. Pada zaman modern ini, pembelajaran diharapkan bisa memberikan peran yang lebih besar kepada siswa untuk melaksanakan aktivitas belajar mereka. Adapun teknologi yang dimaksudkan merupakan metode yang tepat untuk mencari sumber-sumber ilmu diluar buku atau refensi lain.
Oleh karena itu, sebagai guru diharapkan dapat membimbing, melatih dan memberikan kesempatan untuk siswa mengembangkan kemampuannya secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan siswa, sehingga guru bertugas sebagai fasilitator.

Elegi Pemberontakan Para Obyek

Subyek utama di kehidupan dunia ini adalah Allah swt sang maha Penguasa. Jikalau obyek menjadi subyek maka subyek itu adalah obyek sendiri, dan keinginan untuk merdeka merupakan obyeknya. Oleh karena itu, segala esuatu mempunyai keterkaitan atau hubungan antara si penguasa dan yang dikuasai. Hati manusia merupakan subyek dan keinginan adalah obyeknya.

Terungkapnya Misteri Gunung Super

Amiin.... Dari posting diatas merupakan bukti konstruktivisme yang ada dalam PBM. Siswa bisa membangun pengetahuannya sendiri dari refernsi bacaannya. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya terlihat pada PBM akan tetapi hasil konstruktivisme siswa tersebut merupakan interaksi yang baik, sehingga guru juga bisa belajar dari siswa. Sesungguhnya guru bukanlah satu sumber utama untuk mendapatkan ilmu, akan tetapi guru sebagai motivator dan fasilitator bagi siswanya. Sumber belajar yang lain diluar PBM banyak sekali salah satunya buku atau bahan bacaan, pemikiran para ahli dll.

Permohonan Maaf Atas Kemarahan Filsafatku

Belajar berfilsafat dari posting tersebut yang saya pahami bahwa kita dapat berpikir dengan bijak dalam melakukan filsafat. Kemarahan filsafat merupakan suatu penalaran bahwa  berfilsafat itu adalah langkah dalam belajar bersikap bijak dari kesesuaian pemikiran para filsuf dalam tatanan ilmu spiritual.

Permohonan Maaf Atas Kesombongan Filsafatku

Berfilsafat menuntut kita untuk berpikir secara intensif dan ekstensif. Oleh karena pemikiran kita yang semakin luas, bisa menjadi bumerang buat kita dan kita harus bisa berhati-hati dalam mengeluarkan pemikiran yang bisa berakibat adanya kesombongan yang terkandung dari pemikiran tersebut.
Sesungguhnya apabila kita memikirkan sesuatu dan ingin mengutarakannya maka tanyakan pada hati kita apakah itu semua sudah benar, karena diri dan pikiran kita dipengaruhi oleh hati.

Kamis, 08 Desember 2011

Permohonan Maaf atas Kelancangan Filsafatku

Dalam filsafat benar dan salah itu relatif, tergantung dari konteks kita berpikir dan menurut pemikiran filsuf siapa. Sesungguhnya berfilsafat adalah berpikir tentang yang ada dan mungkin ada, apabila dari pemikiran benarnya kita salah dari pandangan sang Penguasa maka kita perlu merefleksikan ilmu fisafat kita dengan ilmu spiritual kita agar ilmu filsafat kita menuju ke ilmu spiritual kita. Karena sesungguhnya yang Maha Benar hanyalah ALLAH.